DJABARPOS.COM, Bandung – Jumat 17 Juni 2022 peristiwa bersejarah terukir di Lapangan Jingga, Markas pasukan khusus Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Tentara Nasional Indonesia di Margahayu, Bandung, Jawa Barat.

Dengan dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan di hadapan prajurit TNI Korps Baret Jingga, Marsekal Muda TNI Eris Widodo Yuliastono secara resmi menyerahkan tongkat komando Komandan Kopasgat kepada wakilnya, Marsma TNI Taspin Hasan.

Marsma TNI Eris menyerahkan jabatan Komandan Kopasgat karena kini beliau telah memasuki masa purna bakti atau pensiun, sebab kini usianya sudah 58 tahun. Setelah peristiwa di Margahayu ini, akan meninggalkan dunia militer yang selama 34 tahun digelutinya.

Marsma TNI Eris merupakan alumni Akademi Angkata Udara (AAU) 1988, sedangkan Marsma TNI Taspin adik letingnya, alumni AAU 1989.

Dari siaran resmi Penerangan Kopasgat, menurut Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Marsma TNI Eris telah melaksanakan tugas selama tiga tahun lebih sebagai Komandan Kopasgat dengan sangat baik. Dan banyak sekali prestasi yang telah diraihnya.

Marsma TNI Eris mulai menjabat Komandan Kopasgat terhitung sejak 6 November 2018, saat itu menggantikan Marsekal Muda TNI (Purn.) Theodorus Seto Purnomo. Sebelum memimpin pasukan khusus baret jingga, Marsma TNI Eris menjabat sebagai Wakil Komandan Kopasgat.

Dan yang menarik dari kisah hidupnya sebagai Komandan Kopasgat ialah, dia menjadi saksi sejarah penting perubahan nama Komando Pasukan Khas (Kopaskhas) menjadi Kopasgat.

Perubahan nama itu sesuai dengan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor KEP/66/I/2022 tanggal 19 Januari 2022 tentang Validasi dan Perubahan Nama Korps Paskhas menjadi Kopasgat. Perubahan nama itu sekaligus mengembalikan marwah asli dari pembentukan pasukan komando TNI Angkatan Udara dan pasukan penerjun payung pertama Indonesia.

Terima kasih Marsma TNI Eris atas pengabdiannya dan selamat bertugas Marsma TNI Taspin. Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana.(Nino/Dudyk)