DJABARPOS.COM, Kuala Lumpur — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M. Minggu, (13/09/2026)
Mengusung tema “Cahaya Maulid di Tanah Rantau: Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dan Mempererat Ukhuwah”, kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai kalangan di Malaysia.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus penuh kebersamaan. Kolaborasi antara KBRI, PCIM, dan PCINU Malaysia menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi serta solidaritas masyarakat Indonesia di tengah kehidupan diaspora di Malaysia.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi sosial untuk mempererat persatuan dan membangun sinergi di antara berbagai elemen masyarakat Indonesia di Malaysia.
Dubes RI: Perbedaan Harus Menjadi Kekuatan
Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Mohammad Iman Hascarya Kusumo, mengapresiasi sinergi antara KBRI Kuala Lumpur dengan PCIM dan PCINU Malaysia dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi memiliki makna yang lebih luas karena dapat menjadi sarana memperkuat rasa kebersamaan WNI di tanah rantau.
“Bagi KBRI Kuala Lumpur, kegiatan ini melampaui seremoni keagamaan semata. Ini adalah sarana krusial untuk mempererat silaturahmi, menjaga rasa kebersamaan, dan meneguhkan bahwa di tanah rantau, kita semua adalah satu keluarga besar Indonesia,” ujar Dubes RI.
Ia menegaskan, perbedaan latar belakang maupun organisasi seharusnya tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.
Sebaliknya, perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di Malaysia.
“Kolaborasi KBRI bersama PCIM dan PCINU adalah pijakan penting untuk terus membangun sinergi demi kemaslahatan seluruh WNI di Malaysia,” katanya.
Dubes RI juga mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai tersebut antara lain tercermin dalam sikap saling menghormati, membantu sesama, menjaga amanah, serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi WNI dalam menjalani kehidupan di perantauan.
Tausiah Tekankan Keteladanan Rasulullah
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Dr. KH. Musta’in Syafi’ie, M.Ag.
Dalam tausiah tersebut, ia menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW sekaligus menjaga ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama.
Pesan tersebut dinilai relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia di Malaysia yang berasal dari berbagai daerah, latar belakang, dan organisasi.
Dihadiri Lebih dari 50 Organisasi Masyarakat
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi ajang silaturahmi antara KBRI Kuala Lumpur dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Indonesia di Malaysia.
Lebih dari 50 organisasi masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai organisasi dalam satu kegiatan menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan sinergi masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya peran organisasi masyarakat dalam menjaga komunikasi, solidaritas, dan persatuan WNI di luar negeri.
KBRI Sosialisasikan Sistem Antrean Layanan Konsuler
Selain kegiatan keagamaan dan silaturahmi, KBRI Kuala Lumpur memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan sistem antrean layanan konsuler yang akan mulai diberlakukan.
Sistem baru tersebut ditujukan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.
Jenis layanan konsuler yang diberikan tetap sama. Namun, sistem antrean baru diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan waktu kedatangan dengan lebih baik, mengurangi waktu tunggu, serta menciptakan proses pelayanan yang lebih tertib dan nyaman.
Melalui kegiatan keagamaan, silaturahmi, serta penyampaian informasi pelayanan publik tersebut, KBRI Kuala Lumpur menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Indonesia di Malaysia.
Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan WNI. (Red)

