DJABARPOS.COM, Sukabumi –  Untuk mewujudkan pariwisata di Kabupaten Sukabumi, kerjasama yang solid dari semua unsur menjadi mutlak.

Pasalanya, sebagai wilayah terluas nomor dua di pulau Jawa dan Bali, hubungan  pentahelix sudah tepat, namun belum berjalan dengan baik. Kepulauan Jawa Barat sebagian besar batas wilayahnya adalah pantai, pun dengan Kabupaten Sukabumi. Namun di sekitar wilayah bibir pantainya belum terkelola dan di manage dengan baik. 

Baca Juga : Uu Ruzhanul Dukung Pengembangan Agrowisata di Sukabumi Utara

Ada sekitar 300 lebih pelaku industri pariwisata mulai dari penginapan, restoran serta tempat makan, yang belum mendapatkan ijin. Selain letak lokasinya salah juga berada di sepadan pantai.   Sehingga keradaan dan kehadiran mereka belum bisa di jadikan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten Sukabumi.

Sosok Pemilik Palalangon Park, Destinasi Wisata Berkelas di Ciwidey

Taman Wisata Bougenville, Destinasi Wisata Keren yang Patut Dikunjungi

Untuk menertibkannya bukan hanya urusan Satpol PP saja yang bisa, tapi perlu dukungan dan sinergitas dari pihak lain. Seperti Bala Wisata Tirta (balawista) yang siap mengurusi batas sepadan pantai. Sehingga para pelaku industri pariwisata dapat tertata dengan baik dan pengunjung atau wisatawan baik domestik dan mancanegara merasa nyaman.

Lihat Juga : Pemprov Jabar Siap Fasilitasi Pengobatan Guru Lumpuh di Sukabumi

PAD bisa meningkat dan praktik pungli dapat terkikis pada saat pengunjung cukup banyak di setiap moment liburan. (Agus Ridwan)

Hot News :

KKS Dipegang Pihak Ketiga Terancam Pidana

Akurasi Data Website Kemensos tidak sesuai dengan Data Bayar Keluarga Penerima Manfaat Bansos BPNT dan PKH?

Terkait Berita HOAX Dana P3-TGAI Diduga Jadi Bancakan, BBWS Citarum akan Lapor Balik

 RSU dr. Abdul Radjak Purwakarta Lecehkan UU Cipta Kerja ?

Lambat, Penanganan Pengaduan Pelayanan BPJSTK Cabang Bandung Suci