Proyek Sekolah Rakyat Dipantau Ketat, PU Libatkan Zeni TNI Kejar Keterlambatan

DJABARPOS.COM, Jakarta – Pemerintah mulai memperketat pengawasan pembangunan Sekolah Rakyat setelah sejumlah titik proyek mengalami tantangan di lapangan. Kementerian Pekerjaan Umum bahkan menyiapkan dukungan Zeni TNI untuk membantu percepatan pengerjaan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan langkah itu disiapkan agar target operasional Sekolah Rakyat Tahap II tetap tercapai sebelum tahun ajaran baru Juli 2026.

“Untuk penyedia jasa yang mengalami kendala cash flow, kami sudah berkoordinasi dengan Danantara agar dapat dibantu oleh perbankan Himbara. Dari sisi tenaga kerja, kami akan melibatkan dukungan Zeni TNI seperti yang telah kami lakukan pada SR di Lombok Utara, pada titik-titik yang mengalami keterlambatan progres sehingga target penyelesaian tetap bisa dikejar,” ujar Dody.

Saat ini, pemerintah tengah mengejar penyelesaian pembangunan di 93 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II.

Hingga akhir Mei 2026, progres fisik pembangunan tercatat sudah mencapai 62,63 persen.

Selain menambah tenaga kerja, Kementerian PU juga menerapkan sistem kerja tiga shift dan inovasi metode konstruksi agar proyek berjalan lebih cepat.

Pemerintah menilai percepatan ini penting karena Sekolah Rakyat menjadi program prioritas dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Rapat koordinasi percepatan pembangunan Sekolah Rakyat digelar bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kantor Staf Presiden, dan Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta, Selasa (26/05/2026).

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas dukungan pembiayaan proyek serta penguatan koordinasi lintas sektor agar kendala di lapangan bisa segera diatasi. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *