Indonesia-India Bahas QRIS hingga Pupuk, Dampak Kerja Sama Diproyeksi Langsung ke Publik

DJABARPOS.COM, New Delhi – Kerja sama Indonesia dan India kini diarahkan agar memberi dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sistem pembayaran digital hingga kebutuhan pupuk.

Hal itu menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Joint Commission Meeting (JCM) ke-8 antara Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Luar Negeri India Dr. Subrahmanyam Jaishankar di New Delhi, Sabtu (7/6).

Salah satu agenda yang mendapat perhatian ialah pengembangan konektivitas pembayaran digital antara QRIS milik Indonesia dan Unified Payment Interface (UPI) dari India.

Jika terealisasi, integrasi tersebut dinilai dapat mempermudah transaksi lintas negara, terutama bagi wisatawan, pelaku usaha kecil, dan sektor perdagangan digital.

Selain urusan pembayaran digital, India juga menyampaikan harapan memperoleh pasokan pupuk dari Indonesia sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan kedua negara.

Pembahasan kerja sama pangan dan energi disebut menjadi respons atas tekanan global yang memengaruhi stabilitas ekonomi berbagai negara.

“Kemitraan Indonesia dan India harus menghasilkan kerja sama yang lebih konkret dan saling menguntungkan,” tegas Menlu Sugiono.

Dalam sektor ekonomi, kedua negara juga terus mendorong pembahasan preferential trade agreement (PTA) guna memperluas akses perdagangan dan investasi.

Data perdagangan bilateral menunjukkan hubungan ekonomi RI dan India terus tumbuh. Nilainya tercatat mencapai USD 23,16 miliar sepanjang tahun lalu.

Pemerintah juga membuka peluang kerja sama hilirisasi industri strategis serta pengembangan konektivitas maritim, termasuk potensi pengembangan Pelabuhan Sabang.

Selain agenda ekonomi, kedua negara membahas kondisi geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang dinilai berdampak langsung terhadap stabilitas perdagangan dan keamanan rantai pasok global.

Pertemuan di New Delhi sekaligus menjadi langkah persiapan menjelang kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli 2026 mendatang. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *