Kuota SMP Negeri Cimahi Hanya Tampung 50 Persen Lulusan, Disdik Siapkan Sekolah Baru dan Perkuat Peran Swasta

DJABARPOS.COM, Kota Cimahi – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mengakui daya tampung SMP negeri pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 belum mampu mengakomodasi seluruh lulusan SD di Kota Cimahi.

Meski demikian, pemerintah memastikan seluruh calon peserta didik tetap memiliki akses pendidikan karena kapasitas sekolah swasta dan madrasah tsanawiyah (MTs) dinilai masih mencukupi bahkan melebihi jumlah kebutuhan kursi yang tersedia.

Nana Suyatna, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, menjelaskan bahwa kuota SMP negeri saat ini hanya mampu menampung sekitar 50 persen calon murid yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah pertama.

“Kuota untuk jenjang SMP Negeri hanya dapat menampung 50 persen dari calon murid Kota Cimahi. Akan tetapi apabila diperhitungkan dengan SMP swasta dan MTs maka sebenarnya daya tampung untuk jenjang SMP melebihi jumlah calon peserta didik,” jelasnya.

Berdasarkan data Disdik Kota Cimahi, total daya tampung SMP negeri pada SPMB 2026 mencapai 5.456 kursi. Sementara itu, sekolah swasta menyediakan 3.424 kursi dan MTs sebanyak 2.404 kursi.

Dengan demikian, total daya tampung pendidikan jenjang SMP di Kota Cimahi mencapai 11.284 kursi.

Di sisi lain, jumlah calon murid dalam Kota Cimahi tercatat sebanyak 9.306 orang. Ditambah potensi calon murid dari luar daerah sebanyak 1.217 orang, maka total kebutuhan kursi pendidikan diperkirakan mencapai 10.523 peserta didik.

Berdasarkan perhitungan tersebut, masih terdapat surplus daya tampung sekitar 761 kursi dibandingkan jumlah calon peserta didik yang diperkirakan akan mengikuti SPMB tahun ini.

Adapun kuota penerimaan SMP negeri berdasarkan jalur yang tersedia terdiri dari jalur prestasi sebanyak 1.450 kursi, jalur domisili 2.585 kursi, jalur mutasi 269 kursi, dan jalur afirmasi sebanyak 1.152 kursi.

Sementara untuk jenjang SD negeri, kuota yang tersedia terdiri dari jalur domisili sebanyak 4.828 kursi, jalur mutasi 296 kursi, dan jalur afirmasi sebanyak 1.706 kursi.

Mengantisipasi tingginya minat masyarakat terhadap sekolah negeri, Disdik Cimahi telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga akses pendidikan tetap merata.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Nana Suyatna, langkah yang ditempuh antara lain melalui pemerataan sistem penerimaan, pemanfaatan sekolah di wilayah perbatasan, optimalisasi daya tampung sekolah swasta, hingga penguatan program pendidikan kesetaraan.

Selain itu, Pemerintah Kota Cimahi juga telah merencanakan penambahan kapasitas pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru.

“Untuk mengakomodasi daya tampung lebih banyak siswa, Pemerintah Kota Cimahi telah merencanakan pembangunan Unit Sekolah Baru SMP Negeri 12, SMP Negeri 14, SMP Negeri 15 dan SMP Negeri 16 Cimahi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pemerintah juga merencanakan pembangunan ruang kelas baru di SMP Negeri 5 Cimahi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan pendidikan.

Untuk jenjang SD, Disdik Cimahi juga tengah menyiapkan program merger sekolah sebagai bagian dari penataan satuan pendidikan agar lebih efektif dan efisien.

Kerja sama dengan sekolah swasta juga akan terus diperkuat. Sekolah swasta dilibatkan dalam pelaksanaan SPMB Kota Cimahi sehingga dapat menjadi alternatif bagi peserta didik yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Pemerintah Kota Cimahi juga tetap memberikan bantuan biaya pendidikan bagi masyarakat kurang mampu yang tidak diterima di sekolah negeri dan memilih melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

Dengan berbagai langkah tersebut, Disdik Cimahi optimistis seluruh lulusan SD di Kota Cimahi tetap dapat memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah negeri. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *