DJABARPOS.COM, Bekasi – Sebagai upaya mendukung Manajemen Talenta Nasional (MTN), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) saat ini tengah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) dan Aplikasi Kurasi. Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbudristek, Suharti, menyampaikan SIMT dan Aplikasi Kurasi sangat bermanfaat untuk mendukung MTN khususnya dalam menemukan, mengenali, dan mengapresiasi talenta peserta didik di Indonesia.

“Dengan hadirnya SIMT dan Aplikasi Kurasi, kita memiliki alat yang kuat untuk memudahkan akses dan penyebarluasan informasi seputar talenta dan prestasi peserta didik di seluruh Indonesia,” tutur Suharti pada kesempatan terpisah di acara Sosialisasi SIMT dan Aplikasi Kurasi yang digelar secara daring, di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (20/6).

Suharti melanjutkan, SIMT dan Aplikasi Kurasi sangat penting untuk diketahui seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di bidang pendidikan. “Kami berharap, kepada satuan pendidikan dan dinas pendidikan bisa mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh melalui sosialisasi ini. Semua dapat menjadi agen perubahan dalam pemanfaatan SIMT dan Aplikasi Kurasi di daerahnya masing-masing,” kata Suharti.

Kepada peserta sosialisasi, Suharti mengajak untuk mendukung talenta emas Indonesia melalui SIMT dan Aplikasi Kurasi. “Mari kita bersama-sama mendukung dan mendorong pengembangan potensi peserta didik melalui ajang talenta, sehingga Indonesia dapat melahirkan generasi yang berprestasi dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Selanjutnya, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puspresnas, Hendarman, mengatakan lewat sosialisasi ini satuan pendidikan dan dinas pendidikan diharapkan dapat memahami SIMT dan Aplikasi Kurasi sehingga dapat berkontribusi untuk mengawasi pengembangan prestasi peserta didik di daerahnya.

“Untuk satuan pendidikan dan dinas pendidikan di daerah mari bersama-sama bergerak untuk mengontrol ajang-ajang yang ada di daerahnya masing-masing. Dengan mengetahui pentingnya peran kurasi maka satuan pendidikan bisa terlibat langsung dan melakukan fungsi kontrol pada ajang yang diselenggarakan sehingga tidak merugikan publik khususnya peserta didik,” jelas Hendarman.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Balai Besar Guru Penggerak (BBGP), Balai Guru Penggerak (BGP), Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti). Sosialisasi dilakukan dengan harapan setiap peserta dapat memperoleh pemahaman secara utuh terkait dengan SIMT dan Aplikasi Kurasi.

Sebagai informasi, SIMT merupakan pangkalan data talenta nasional berisi informasi prestasi peserta didik yang bersumber dari ajang-ajang yang diselenggarakan oleh Puspresnas dan hasil kurasi. Adapun Aplikasi Kurasi merupakan aplikasi yang berfungsi mengidentifikasi, menilai dan memberikan pengakuan resmi bagi ajang talenta maupun peserta didik berpestasi, yang diselenggarakan di luar ajang dari Kemendikbudristek.

Untuk laman kurasi dapat diakses melalui tautan: https://kurasi-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/ dan laman SIMT melalui: https://simt.kemdikbud.go.id/.
(Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *