Wamenlu RI Ingatkan Ancaman Baru Dunia: Perebutan Air Bersih

DJABARPOS.COM, Dushanbe – Pemerintah Indonesia mengingatkan dunia soal ancaman baru yang mulai membayangi stabilitas global, yakni perebutan akses terhadap air bersih.

Peringatan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam The 4th High-Level International Conference on the International Decade for Action “Water for Sustainable Development” 2018–2028 atau Dushanbe Water Conference 2026 di Tajikistan.

Di hadapan delegasi dari berbagai negara, Wamenlu yang akrab disapa Tata itu menegaskan air kini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan sudah menjadi sumber daya strategis yang menentukan masa depan pembangunan dan ekonomi global.

“Air kini menjadi sumber daya strategis yang juga menopang ekonomi digital global. Jika sebelumnya konflik perebutan sumber daya berfokus pada minyak dan lahan, ke depan kompetisi global diperkirakan akan semakin berkaitan dengan penguasaan dan akses terhadap air,” ujar Tata.

Menurut dia, tekanan terhadap kebutuhan air dunia terus meningkat. Bukan hanya untuk konsumsi masyarakat dan pertanian, tetapi juga untuk menopang industri digital hingga pengolahan mineral kritis.

Tata menilai krisis air global kini menjadi tantangan multidimensi karena berkaitan langsung dengan stabilitas internasional, keadilan pembangunan, dan tata kelola global.

Karena itu, Indonesia mendorong penguatan sistem multilateral yang lebih responsif dan berkeadilan dalam mengelola isu air dunia.

Konferensi Dushanbe Water Conference 2026 merupakan agenda internasional yang digelar Pemerintah Tajikistan bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan menuju UN Water Conference 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Forum tersebut dihadiri perwakilan dari 110 negara dan 75 organisasi internasional, termasuk Utusan Khusus Sekjen PBB untuk isu air Retno L.P. Marsudi.

Indonesia sendiri terus memperkuat posisi global di sektor pengelolaan air setelah menjadi tuan rumah World Water Forum ke-10 di Bali pada 2024 lalu. (Arsy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *