Kantor BGN Disegel Warga, 346 Dapur SPPG Berhenti: Tuntutan Audit & Evaluasi MBG Menguat

DJABARPOS.COM, Jakarta – Kantor Badan Gizi Nasional BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, disegel simbolis oleh Koalisi MBG Watch, Selasa 10/6/2026. Aksi ini muncul di tengah penetapan 4 tersangka kasus dugaan korupsi MBG oleh Kejagung + laporan penghentian operasional ratusan dapur SPPG karena dana belum cair.

Tensi publik terhadap program Makan Bergizi Gratis MBG makin tinggi.

1. Aksi Segel Kantor BGN 10 Juni 2026
Koalisi MBG Watch yang diisi Transparency International Indonesia, CELIOS, LBH Jakarta, Suara Ibu Peduli, Ibu Berisik, akademisi, mahasiswa, pedagang, hingga ibu rumah tangga memasang garis kuning-hitam di depan gedung BGN.

Spanduk yang dibentangkan berisi tuntutan: “Audit MBG” dan “Rombak Total MBG”. Demonstran juga membagikan makanan ke pengendara sebagai bentuk kritik simbolis terhadap program.

Tuntutan utama:

  1. Hentikan sementara MBG 30 hari untuk evaluasi total tata kelola, pengadaan, mitra SPPG, hingga anggaran.
  2. Audit menyeluruh terhadap program.
  3. Usulan skema alternatif: bantuan langsung Rp300.000/bulan/anak.

2. Perkembangan Kasus Hukum: 4 Tersangka Kejagung
Kejagung telah menetapkan 4 tersangka terkait dugaan korupsi MBG:

  1. Dadan Hindayana: mantan Kepala BGN
  2. Sony Sonjaya: mantan Wakil Kepala BGN
  3. Lodewyk Pusung: mantan Wakil Kepala BGN
  4. Asep Yusuf Somantri: disebut orang kepercayaan Sony

Dugaan kasus meliputi mark-up pengadaan, penunjukan mitra tidak transparan, hingga pengadaan motor listrik. Kejagung menyebut potensi kerugian negara triliunan rupiah. Proses penyidikan masih berjalan.

3. Isu “Dapur Menghilang”: 1.720-4.000 SPPG Pernah Disuspend
Masalah operasional juga muncul:

  1. Maret-Mei 2026: Jumlah SPPG disuspend BGN berkisar 1.500-4.000+ unit. Laporan ke DPR sebut angka >4.000.
  2. Akhir April 2026: ∼1.720 dapur tutup sementara.
  3. Mei 2026: 1.152 dapur masih pembenahan dari total 4.581 yang pernah dihentikan.

4. Gelombang Dapur Berhenti 8-9 Juni 2026
Sejak 8/6/2026, ∼346 dapur SPPG berhenti karena dana operasional disebut belum cair. Daerah terdampak: Aceh Tamiang 14/38 dapur, Batam 15/21 di Batam Kota, DIY 97 dapur berhenti dengan 42 terkait pencairan dana, plus laporan dari Jabar, Jateng, Jatim, Aceh.

Tanggapan BGN: Kepala BGN Nanik S. Deyang jelaskan dana sudah dicairkan bertahap sejak 5/6 dan 8/6. Keterlambatan disebut masalah teknis transfer ke virtual account.

5. Aksi Mahasiswa & Sikap Pemerintah
BEM UI, mahasiswa IPB, dan kelompok lain turun aksi. 12/6/2026 diagendakan aksi besar “Menuju Indonesia Bangkrut” di Bundaran HI dengan tuntutan hentikan MBG + Koperasi Desa Merah Putih, turunkan harga BBM + sembako.

Sikap Pemerintah: Program MBG tetap berjalan. Tidak ada penghentian total.

Sudut Pandang Berimbang
Publik/Koalisi: Mendesak audit + evaluasi karena masalah hukum + operasional mengganggu layanan gizi anak.
BGN/Pemerintah: Dana sudah dicairkan, masalah teknis diselesaikan. Program jalan terus demi pemenuhan gizi.
Hukum: 4 tersangka masih “diduga”. Pembuktian di pengadilan. Praduga tak bersalah berlaku.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *