DJABARPOS.COM, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat lonjakan signifikan pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sepanjang tahun 2025. Hingga akhir tahun anggaran, realisasi PNBP mencapai Rp1,22 triliun atau 225,30 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp545,62 miliar.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan capaian tersebut saat Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Menurut Tito, peningkatan penerimaan negara tersebut sebagian besar berasal dari layanan akses pemanfaatan data dan dokumen kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil).
Selain penerimaan negara yang melampaui target, Kemendagri juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut sejak 2014.
“Kemudian kami sampaikan mengenai prestasi atas realisasi program anggaran Kemendagri tahun 2025. Capaian opini BPK atas penyajian laporan keuangan Kemendagri, opini adalah wajar tanpa pengecualian, dan opini merupakan WTP yang ke-12 kali berturut-turut dari tahun 2014,” sambungnya.
Kemendagri juga membukukan sejumlah indikator kinerja positif, di antaranya nilai kinerja anggaran sebesar 94,69 dengan kategori sangat baik.
Selain itu, nilai evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah mencapai 78,99 dengan predikat sangat baik (BB), sedangkan indeks reformasi birokrasi memperoleh nilai 91,01 atau kategori A.
Tak hanya itu, Kemendagri juga meraih predikat sangat baik pada Indeks Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2025.
Deretan capaian tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan berjalan seiring dengan meningkatnya kontribusi Kemendagri terhadap penerimaan negara. (Arsy)

